Kamis, 25 April 2019

Perkembangan Teknologi Ct Scan

Perkembangan Teknologi Ct Scan - Taman di UEA Tampilkan Tanaman yang Disebut dalam Alquran


Google Image - Perkembangan Teknologi Ct Scan



Perkembangan Teknologi Ct Scan - Taman yang dihiasi sekian tidak sedikit pepohonan dan tanaman tentunya sudah biasa. Namun,bertolak belakang halnya dengan taman di Uni Emirat Arab (UEA). Taman botani yang terdapat di Sharjah Desert Park ini menunjukkan sejumlah tanaman yang disebutkan dalam Alquran dan Sunnah.

Area tersebut didaulat sebagai taman islami pertama di dunia ini. Taman tersebut diresmikan Otoritas Lingkungan dan Kawasan Lindung (EPAA) UEA lima tahun yang lalu. Saat itu, Sharjah dinobatkan sebagai Ibu Kota Kebudayaan Islam pada 2014.

Taman islami ini juga berperan penting dalam sektor pariwisata Sharjah. Siswa sekolah pun mendatangi taman ini untuk belajar tentang tanaman, terutama yang disebutkan dalam Alquran dan Sunnah.

Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, H.H. Dr. Sheikh Sultan bin Muhammad Al Qasimi, memutuskan untuk membuat taman botani Islami bekerjasama dengan UNESCO pada 2006. Sheikh Sultan menekankan pentingnya menghubungkan agama dan sains.


Karena itu, visi merangkai Taman Botani Islam ini adalahuntuk meningkatkan kesadaranmengenai pembangunan berkelanjutan, lingkungan dan pentingnya melestarikan kelaziman Islam. Ketua EPAA, Hana Saif Al Suwaidi, menyebutkan taman botani islami memberikan pengunjung kesempatan untuk menonton tanaman yang disebutkan dalam Alquran dan sunnah.

"Pohon-pohon, semak-semak, dan jamu disajikan dengan kiat yang inovatif dengan nama ilmiah mereka dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris dan rangkaian khasiat obat-obatan sertaguna kesehatan dan gizinya," kata Al Suwaidi, dilansir dari Emirates News Agency, Ahad (21/4).

Ia melanjutkan, taman ini merangkum sebuah kamar bayi, restoran, ruang kelas dan perpustakaan. Menurutnya, taman ini menerima semakin tidak tidak banyak pengunjung. Sejakdimulai pada 2014, selama separuh juta orang telah mengunjungi taman ini.

Taman botani islami ini menunjukkan 50 tanaman yang disebutkan dalam Alquran,tergolong tamarisk, duri Kristus, pohon palem, Punica granatum (delima), anggur, buah ara, zaitun, kemangi, kayu putih, jahe, Acacia tortilis, Buxus dioica, Salvadora persica dan Lawsonia inermis. Di taman ini, juga ada 42 tanaman yang disebutkan dalam Sunnah,tergolong Nigella sativa (jintan hitam), kunyit, lidah buaya dan mustar.

Hanya ada dua tanaman yang disebutkan dalam Al-quran yang tidak ada di taman ini, yakni Al Zaqqum (pohon yang tumbuh di Neraka, dan Al Gharqad (Nitraria)yakni 'pohon orang Yahudi', yang hanya tumbuh di Palestina.

Tidak hanya itu, Islamic Botanical Garden juga menawarkan pengunjung kesempatan untukmenyaksikan pohon gaharu langka, yang memiliki bahan aromatik terbaik diekstraksi, dan pohon eucalyptus digitalisasi produk dan layanan

Di samping itu, ada layar pintar yang memberikan informasi tentang nama, manfaat, dan kegunaan. Al Suwaidi mengatakan, dibentuknya taman ini bertujuan mendorong refleksi dan menekankan pentingnya hubungan antara Islam dan pelestarian lingkungan. Di samping, untuk memperkenalkan pada non-Muslim bersangkutan perspektif Islam tentang makhluk hidup dan memberikan informasi mengenai guna terapeutik dan nutrisi makanan.
Ia melanjutkan, taman ini juga dilengkapi dengan ruang kelas dan perpustakaanguna pengunjung dari segala usia. Adapula buku-buku dan referensi mengenai tumbuhan yangdilafalkan dalam Alquran dan Sunnah dan mengenai penyembuhan kenabian (thibbun nabawi).

Al Suwaidi menjelaskan, diperlukan para pakar botani selama tiga tahun untukmengoleksi tanaman bekerjasama dengan UNESCO. Tim penelitian ilmiah mengerjakan pembelian tumbuhan musiman seperti Euphorbia pithyusa dan Senna alexandrina dari distrik terdekat, dan tanaman lain diperoleh sebagai tanaman atau biji dari negara tempat mereka tumbuh.


"Kami menggunakan teknologi modern untuk mengatasi tantangan terbesar dan menciptakan lingkungan yang cocok untuk semua tanaman," tambahnya.
logoblog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar